Kode Keras James Rodriguez Untuk Hengkang

Kode Keras James Rodriguez Untuk Hengkang

Madrid mematahkan sebuah kutukan yang bertahan sejak format baru Liga Champions diperkenalkan pada 1992/1993. Mengalahkan Juventus di stadion Millenium Cardiff, Los Blancos mengukukuhkan diri sebagai klub pertama yang bisa menujuarai kompetisi tersebut dalam dua musim beruntun.

Pada musim sebelumnya masih segar dalam ingatan bagaimana mereka menumbangkan Atletico Madrid di Milan via adu penalti.

Sempat didominasi Juve pada babak pertama, Madrid melalui Cristiano Ronaldo masih mampu membuat satu gol yang pada akhirnya disamakan oeh Mario Madzukic. Barulah pada paruh kedua Los Galacticos menggila dan balik membombardir gawang Il Bianconeri dengan tiga gol tambahan lewat gol kedua Ronaldo, Casemiro, dan Marco Asensio.

Namun ada yang janggal dalam perayaan awak Madrid selanjutnya. Saat para pemain, staff, jajaran pelatih dan manajemen tumpah ruah di lapangan, ada insiden yang patut diberi tanda tanya besar yang melibatkan Zidane dan James. Keduanya nampak tidak teralu dekat dan itu semua terekam kamera.

Saat Zidane memeluk satu persatu semua orang didekatnya termasuk Mariano Diaz, penggawa muda El Real, James tampak ‘nyelonong’ begitu saja didepan Zidane tanpa sedikitpun menoleh kearah sang enternador. Jika mengaku tidak melihatnya, maka James Rodriguez semestinya tidak menepuk bahu Mariano di saat bersamaan. Barulah kala Zizou memanggilnya kedua tampak berangkulan.

James Rodriguez pantas untuk kesal malam itu. Pasalnya meski ia turut dibawa serta ke Wales, ia tidak masuk ke dalam tim cadangan sekalipun. Ini makin membuat musim 2016/2017 Rodriguez makin memburuk saja. Dan insidennya bersama Zidane makin menambah kayu bakar ke dalam kobaran isu hengkangnya.

Sedari musim lalu kapten tim nasional Kolombia itu memang tampak sudah sangat dekat dengan pintu keluar Santiago Bernabeu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: